A. Pengertian hutan
Salah
satu anugerah yang diberikan tuhan kepada Indonesia adalah hamparan hutan yang
demikian luas.
Hutan
adalah suatu wilayah yang memiliki banyak tumbuh-tumbuhan lebat yang berisi
antara lain pohon, semak, paku-pakuan, rumput, jamur dan lain sebagainya serta
menempati daerah yang cukup luas.
Ada
beberapa jenis hutan yang terdapat di Indonesia. Namun yang paling melekat
dengan Indonesia adalah hutan tropis. Bahkan hutan tropis di Indonesia
merupakan yang terluas kedua setelah hutan Amazon di Brazil.
Akan
tetapi, pada kenyataannya, sekarang hutan tropis ini harus berjuang mati-matian
untuk mempertahankan eksistensinya dari gejala deforestasi yang semakin
menjadi. Hal yang sama pun terjadi pada jenis-jenis hutanlain di Indonesia
seperti hutan bakau, hutan rawa dan hutan musim.
Luas
hutan di Indonesia semakin hari terus berkurang cukup drastic. Jika kondisi ini
terus berlangsung tanpa ada uoaya untuk menjaga dan mengembangkan keberadaan
hutan kita, tentu ini akan menjadi bencana bagi kelangsungan sumber daya alam
Indonesia maupun generasi bangsa di masa depan.
Istilah
yang muncul sekarang sebagai salah satu upaya menjaga dan mengembangkan
keberadaan hutan di Indonesia adalah istilah hutan sekolah. Jenis hutan baru
ini mengacu pada suatu program penghijauan dengan memberdayakan lingkungan
sekolah dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.
Program
ini sudah mulai dilaksanakan dibeberapa kota di Indonesia seperti Semarang dan
Bandung. Jika program ini berlangsung secara massif, tentu akan sangat
mendukung terhadap gerakan penghijauan nasional yang telah dimulai sebelumnya
seperti gerakan hutan desa, hutan kota dan sebagainya.
Dalam
program hutan sekolah ini, umumnya para siswa diarahkan untukmemanfaatkan lahan
kosong yang ada di sekitar sekolah untuk ditanami pohon. Para siswa juga
diarahkan untuk memelihara dan menjaga pohon yang mereka tanam dengan
senantiasa memberinya pupuk, menyiram, serta mengamati perkembangan tanaman
yang mereka tanam pada setiap minggunya.
B. Manfaat hutan sekolah
Komitmen untuk menjaga dan mengembangkan eksistensi hutan dan kehutanan
kian menipis. Jika hal ini terus berlangsung maka dapat menjadi preseden buruk
bagi generasi mendatang.
Oleh karena itu, hal itu sangat penting karena jika masa kini kita
menyambut baik gagasan konkret melalui pencanangan “Gerakan Hutan Sekolah”.
Yaitu, penghijauan yang dilakukan pada lingkungan sekolah, baik SD, SMP,SMA
hingga perguruan tinggi. Gerakan ini merupakan salah satu upaya komplementer
terhadap gerakan penghijauan nasional sebelumnya, seperti gerakan sejuta pohon
(sejak 10 januari 1993), gerakan hutan desa serta hutan kota dan sebagainya.
Apa makna dibalik pentingnya gerakan membangun hutan sekolah yang
dicanangkan pemerintah itu? Apakah hal ini hanya sekedar sebuah niat tanpa
usaha realisasi karena tidak dipandang vital. Tampaknya hal ini tidak demikian,
sebab pemerintah menganggapnya sedemikian penting bagi kehidupan manusia.
Beberapa manfaat dikembangkannya hutan sekolah :
1) Sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan
kemampuan dibidang ekologi
(konservasi
lingkungan) baik bagi anak didik, sekaligus membangun rasa ikut memiliki menuju
sekolah yang berwawasan lingkungan.
2) Mengembangkan sisi ekonomi dan kegiatan
produktif melalui pembudidayaan tanaman hutan di sekolah.
3) Peningkatan dibidang social demokratis melalui
peningkatan partisipasi anak didik dalam pengembangan hutan sekolah.
4) Memberi manfaat edukatif sebagai laboratorium
alam melalui penerapan iptek penghijauan. Untuk itu, perlu mulai berbenah diri
bagi sekolah-sekolah sebagai area edukasi bagi tumbuhnya lingkungan dan sumber
alam yang lestari melalui penerapan iptek.
Akar penyebab dari kerusakan lingkungan karena ulah manusia yang
bermental frontier (Chiras, 1985). Mentalitas frontier berorientasi pada
manusia yang memiliki tiga karekteristik:
1) Berpandangan bahwa bumi adalah bank sumber
kekayaan alam yang tak terbatas, dan berkeyakinan bahwa ia akan selalu ada.
2) Berpandangan bahwa manusia bukan bagian dari
alam.
3) Berpandangan bahwa alam dikuasai dan digunakan
untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan.
Bila kawasan hutan benar-benar lestari maka akan berperan dan berfungsi
dibidang ekonomi, social dan ekologi. Kondisi kelestarian kawasan DAS yang
hancur terutama akibat kemarahan degradasi hutan berat hutan tropis.
C. Hal yang akan dilakukan
1. Membersihkan sampah organic dan non organic
yang berada di sekitar hutan sekolah.
2. Membakar sampah yang telah dikumpulkan.
3. Mencabut rumput liar yang berada di hutan
sekolah.
4. Memelihara pohon yang berada di hutan sekolah.
EmoticonEmoticon