Showing posts with label SYAIR. Show all posts
Showing posts with label SYAIR. Show all posts
rintisan jalan

rintisan jalan

RINTISAN JALAN
K.H. TOTO TASMARA


     Bahasa apa yang paling indah untuk mengigatkan ujung peralanan. Bisikan yang paling menggugah untuk menyadarkan betapa hidup hanyalah sebuah penantian. Sambil menanti jemputan, kitapun merenda waktu asyik bercanda. Padahal tanpa mengetuk pintu, utusan langit datang menjemput tanpa menyapa. Malaikat maut pemutus kelesatan siap merenggut.

Wahai para penempuh jalan,kitab seperti apa yang aku jadikan petunjuk,sewdangkan setia ayat Al-Qur’an adalah cahaya penerang kebahagiaan. Nasihat seperti apa lagi yang engkau butuhkan, sedang Al-Musthafa bersabda,


“Nasihati dirimu dengan dua hal ; nasihat berbicara yaitu Al-Qur’an dan nasihat bisu yaitu kematian.
Tutur Kata Seorang Hamba

Tutur Kata Seorang Hamba



Tutur Kata Seorang Hamba

Kau menutupiku dengan pakaian hingga aku terlihat baik

Karena itu , aku menhiasimu dangan puji-pujian yang indah

Jika engkau menerimah pujiangku, kau semakin mulia

Dan aku tak mengharapkan balasabn atas pujianku padamu

Sungguh, pujian akan mempercantik keindahan orang yang dipuji

Bagaikan hujan  yang menghidupkan tumbuhan pegunungan dan bukit bukit

 Perjalanan masa tak perna  meluputkan ke indahan petiap peristiwa

Dan setiap hamba akan dibalas  sesuai dengan amal perbuatanya.
Singa Padang Pasir

Singa Padang Pasir



Singa Padang Pasir

Dialah pemilik segala kebaikan,
Pemintal benang-benang keutamaan
Singa padang pasir ditenga peperangan

Ialah samudra keberaniaan
Menumpas segalah lawan,yang meradang dan menhadang
Membinasakan setiap musuh yang datang menyerbu penuh nafsu

Kata-kata yang keluar dari lisanya bak mutiara yang cemerlan
Nasihatnya  lembut bagaikan tertes embung menyentu dedaunan
Ia adalah ali sang singa padang pasir
KHALIFAH RASYIDIN

KHALIFAH RASYIDIN



KHALIFAH RASYIDIN

Di saat kecil, malaikat datang mendekat dan membentangkan sayap dan melindunginya.
Dua tangan yang sudi nan mulia membelai,mengasuh,dan memuliakanya.
Sepanjang hidupnya ,cobaan dan ujian datang silih berganti datang manhampirinya.
Setiap keadaan dan setiap perubahan zaman makin meningikan  derajatnya.
Butir-butir hikmah berhamburan disetiap lisanya yang suci meberikan pemahamabn tentan kitab Allah SWT.
Keseluruhan  dirinya mengambarkan kesungguhan ibadah dan ketaatanya kepada pencipta alam semesta.
Saat-saat kebahagian bagi jiwanya adalah saat berjuang di jalan Tuhan.
Di medang perang, tak sekilas pun ia tampakkan rasa keraguannya apalagi rasa takut dalam dirinya.
Masa mudanya serat keagungan,dipenuhi kesucian yang tak perna mati hingga akhir hayatnya.


Baginda Ali Ibn Abu Thalib

Baginda Ali Ibn Abu Thalib



Baginda Ali Ibn Abu Thalib

Aku adalah saudarah al-Mustafa,Nabi pilihan
Ia mengasuh,menjaga dan membesarkanku
Kedua cucunya adalah putraku

Kakeku adalah kakeknya adalah orang yang sama
Fatimah bunga surga adalah istriku yang mulia
Tak ada dan tak layak seseorang pun mencelahnya

Aku mengakui dan membenarkan Rasulullah
Saat orang lainterlalap dalam gelap kesesatan
Aku mendukunya saat orang lain tenggelam dalam kegelapan,kebimbangan dan penolakan

Kuhaturkan puji yang tak bertepi kepada tuhan yang maha suci
Tak ada sekutua bagi-Nya,yang baik kepada hamba-hamba-Nya
Dialah yang Maha Abadi tampa batas waktu


Ali Ibn Abu Thalib

Ali Ibn Abu Thalib



Ali Ibn Abu Thalib

Ia adalah kerabat Nabi yang mendapat petunjuk
Ia mulia karena kejujuran dan lisannya
Tak perna sekalipun ia berdustas,apalagi berhianat

Pada malam yang kelam, ia tebuskan dirinya
Untuk keselamatan Nabi mulai dari isya hinga fajar
Ia berbaring di pembaringan junjunganya
Ia korbankan dirinya untuk di buru dan di kejar

Di Yatsrub, panah kematian dilemparkan Amn ibnWabb kepadanya
Di Khaibar,ia dobrak dan robohkan benteng merekah yang kuat
Lalu ia hadapi danbinasakan  semua lawan yang membangkang

Tak heran jika orang –orang berseru”Inilah dia pahlawan Khaibar
Kedua cucu Nabi Saw.adalah anak-anak yang dicintainya
Sunggu mulia sang cucu terkasih, begitupun ayah mereka

Kategori

Kategori