Laporan Studi Lapangan
PENGAMATAN ANGGOTA TULANG MANUSIA

Oleh :
Baso Safrinaldi
Muspiana
Nurfitriana
|
1521659
1522673
1521676
|
Nurhidayah
|
1521677
|
Sulfarman Sam
Sri Widiastuti
Yulianti
|
1521683
1521688
1521685
|
SEKOLAH TINGGI
KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PUANGRIMAGGALATUNG
SENGKANG
2016/2017
BAB
I
A.
Latar
Belakang
Segala sistem dari
penggerakan tubuh secara aktif dilakukan oleh sistem rangka.Sistem rangka
merupakan suatu sistem yang amat penting sistem penggerakan tubuh. Sistem
rangka manusia juga tidak hanya melakukan tugasnya sebagai sistem gerak pasif
saja melainkan juga melakukan fungsi lain, seperti pemberi bentuk tubuh, tempat
mineral dan kalsium, tempat melekatnya otot, tempat pembentukan sel darah
merah, tempat perlindungan organ – organ tubuh yang vital seperti jantung,
paru-paru, hati, pankreas dan yang lain – lain.
Secara garis besar
rangka manusia yang terdiri dari 206 tulang tersebut dibagi menjadi dua, yaitu
rangka aksial (sumbu tubuh) dan rangka apendikular (anggota tubuh).
Kete’ Kesu adalah suatu
desa wisata di kawasan Tana Toraja yang dikenal karena adat dan kehidupan tradisional masyarakat dapat
ditemukan di kawasan ini.Di dalam Kete Kesu terdapat peninggalan purbakala
berupa kuburan batu yang diperkirakan berusia 500 tahun lebih.Di dalam kubur
batu yang menyerupai sampan atau perahu tersebut, tersimpan sisa-sisa tengkorak dan tulang
manusia.Hampir semua kubur batu diletakkan menggantung di tebing atau
gua.Selain itu, di beberapa tempat juga terlihat kuburan megah milik bangsawan
yang telah meninggal dunia. Objek pengamatan berupa tulang manusia menjadikan
kete’ kesu merupakan tempat yang cocok untuk pengamatan Anatomi dan Fisiologi
Manusia .
Terletak 4 km di bagian
tenggara Rantepao, Kete Kesu terdiri dari padang rumput dan padi yang mengelilingi rumah
adat Tana Toraja, yaitu Tongkonan. Sebagian rumah adat yang terletak di desa ini diperkirakan berumur
sekitar 300 tahun dan letakknya berhadapan dengan lumbung padi kecil.[4] Tidak hanya terdiri dari 6 Tongkonan dan 12 lumbung padi, Kete Kesu juga
memiliki tanah seremonial yang dihiasi oleh 20 menhir. Di dalam salah satu
Tongkonan terdapat museum yang berisi koleksi benda adat kuno Toraja, mulai
dari ukiran, senjata tajam, keramik, patung, kain dari Cina, dan bendera Merah
Putih yang konon disebutkan merupakan bendera pertama yang dikibarkan di
Toraja. Selain itu, di dalam museum ini juga terdapat pusat pelatihan pembuatan
kerajinan dari bambu.[6] Masyarakat yang hidup di desa ini umumnya memiliki keahlian sebagai
pemahat dan pelukis, sehingga selain sebagai objek wisata, tempat ini juga
dimanfaatkan untuk menjual berbagai pahatan dan suvernir tradisional Toraja.
Kete Kesu terletak di Desa Bonoran,
sekitar 4 kilometer dari Kota Rantepao, Tana
Toraja , Sulawesi Selatan. Upacara adat sering digelar di desa
ini.Tempat ini ditetapkan sebagai cagar budaya oleh UNESCO.Mengapa bisa
ditetapkan sebagai cagar budaya? Tentu karena Kete Kesu punya keunikan budaya
yang tak dimiliki tempat lain dan wajib dilestarikan.Kete Kesu memang unik.Begitu memasuki perkampungan,
berderet tongkonan dan alang sura yang saling
berhadapan.Tongkonan adalah rumah adat Toraja, sedangkan alang sura merupakan
lumbung padi. Tongkonan-tongkonan di Kete Kesu memiliki ukiran yang indah.
Tanduk kerbau berderet di depannya, menandakan tingginya status sosial si
pemilik rumah.
Tongkonan dan alang sura
dimiliki secara turun temurun.Tongkonan-tongkonan di Kete Kesu sudah tua,
bahkan ada yang diperkirakan berumur sekitar 300 tahun.Atapnya yang terbuat
dari susunan bambu sudah ditumbuhi rumput liar.Namun, pemiliknya sengaja tidak
membersihkannya.Rumput ini bisa berguna untuk mencegah kebocoran dari air
hujan.Selain deretan tongkonan dan alang sura, kita juga
bisa melihat ukiran dan pahatan patung di Kete Kesu.Beberapa penduduk desa
memang ahli mengukir dan memahat patung. Mereka juga terbiasa membuat tau-tau , patung yang digunakan untuk
upacara pemakaman dalam adat Toraja. Mereka juga sering menggunakan keahlian
untuk mengukir peti mati dan rumah adat.
Di belakang deretan
tongkonan, ada kompleks pemakaman yang berdinding batu kapur.Konon, makam-makam
tua di sini berumur hingga 700 tahun.Tulang-tulang dan tengkorak berserakan di
dalam gua dan di sekitar pemakaman.Peti-peti mati atau erong dipahat menyerupai bentuk perahu, kerbau, dan babi.Ada juga patene atau makam modern yang
berbentuk rumah-rumahan.Puluhan tau-tau yang membisu, terkunci di dalam sebuah
ruangan khusus.Kalau tidak dikunci, ada saja orang yang berniat jahat dan
mencuri tau-tau itu.Kete Kesu memang
salah satu warisan Toraja yang istimewa.Kete Kesu telah menyimpan banyak cerita
tentang budaya Toraja.
B.
Rumusan
Masalah
1. Identifikasi
Jenis Tulang Manusia yang terdapat di Kete’ Kesu ?
C.
Tujuan
1. Mengidentifikasi
Jenis Tulang manusia yang terdapat di Kete’ Kesu
D.
Manfaat
1. Dapat
Mengidentifikasi Jenis tulang Manusia yang terdapat di Kete’ Kesu
E.
Waktu
dan Tempat
Pegamatan
di lakukan di Kete’ kesu Tanah Toraja , sekitar pukul 09..30 WITA - Selesai .
BAB
II
TINJAUAN
PUSTAKA
A.
Sistem
Gerak
Sistem Gerak adalah
sistem dalam tubuh yang terdiri dari persendian, otot dan tulang-tulang yang
bergabung membentuk rangka dan berguna untuk memberikan betuk tubuh, memudahkan
manusia untuk melakukan aktivitas, seperti berlari, berjalan, menari.
a.
Tulang/rangka
Tulang
memiliki fungsi utama sebagai alat gerak pasif.artinya tulang hanya bisa
bekerja/bergerak apabila ada bantuan dari otot.
Tulang
atau rangka pada manusia tergolong ke dalam alat gerak pasif dikarenakan tulang
hanya akan bisa bergerak apabila ada aktifitas yang terjadi pada otot. tulang
sendiri terbentuk oleh kandungan kalsium yang berbentuk garam yang merekat erat
dengan bantuan kalogen. di dalam masa perkembangannya, bentuk tulang dapat
berubah atau mengalami kelainan apabila ada gangguan yang dibawa sejak lahir
seperti adanya infeksi penyakit, faktor nutrisi dan gizi, ataupun posisi tubuh
yang salah. tulang yang satu dengan yang lain biasanya terhubung oleh
sendi-sendi. Materi mengenai persendian akan kita bahas setelah pembahasan
mengenai tulang berikut ini:
I.
Fungsi Rangka pada Manusia
Kerangka pada tubuh manusia memiliki
beberapa fungsi utama, yaitu:
1. Penegak
tubuh
2. Pembentuk
tubuh
3. Tempat
Melekatnya otot
4. Tempat
terjadinya proses pembentukan sel darah merah
5. Alat
gerak pasif
II.
Rangka Manusia
Rangka tubuh manusia
dikelompokkan atas dua bagian yaitu:
1. Skeleton
aksial
Terdiri atas sekelompok
tulang yang menyusun poros tubuh dan memberikan dukungan dan perlindungan pada
organ di kepala, leher dan badan. Skeleton aksial terdiri dari:
-
Tulang Tengkorak
Tulang-tulang tengkorak merupakan
tulang yang menyusun kerangka kepala.Tulang tengkorak tersusun atas 8 buah
tulang yang menyusun kepala dan empat belas tulang yang menyusun bagian
wajah.tulang tengkorak bagian kepala merupakan bingkai pelindung dari otak.
Jenis-jenis
tulang tengkorak adalah:
1) Tulang
tengkorak bagian kepala terdiri dari:
a) Bagian
parietal --> tulang dahi
b) Bagian
temporal --> tulang samping kiri kanan kepala dekat teling
c) Bagian occipitas --> daerah belakang
daritengkorak
d) Bagian
spenoid --> berdekatan dengan tulang rongga mata, seperti tulang baji
e) Bagian
ethmoid --> tulang yang menyususn rongga hidung
Sendi
yang terdapat diantara tulang-tulang tengkorak merupakan sendi mati yang
disebut sutura.
2) Tulang
tengkorak bagian wajah terdiri dari:
a) Rahang
bawah; menempel pada tulang tengkorak bagian temporal. hal tersebut merupakan
satu-satunya hubungan antar tulang dengan gerakan yang lebih bebas
b) Rahang
bawah; menyusun sebagian dari hidung, dan langit-langit
c) Tulang
langit-langit; menyusun sebagian dari rongga hidung dan bagian atas dari atap
rongga mulut
d) Zigomatik
(tulang pipi)
e) Tulang
hidung
f) Tulang
lakrimal (sekat tulang hidung)
-
Tulang dada
Tulang dada termasuk tulang pipih,
terletak di bagian tengah dada.pada sisi kiri dan kanan tulang dada terdapat
tempat lekat dari rusuk. bersama-sama dengan rusuk, tulang dada memberikan
perlindungan pada jantung, paru-paru dan pembuluh darah besar dari kerusakan.
Tulang
dada tersusun atas 3 tulang yaitu:
1) tulang
hulu / manubrium. terletak di bagian atas dari tulang dada, tempat melekatknya
tulang rusuk yang pertama dan kedua.
2) Tulang
badan / gladiolus, terletak dibagian tengah, tempat melekatnya tulang rusuk ke
tiga sampai ke tujuh, gabungan tulang rusuk ke delapan sampai sepuluh.
3) Tulang
taju pedang / xiphoid process, terletak di bagian bawah dari tulang dada.
Tulang ini terbentuk dari tulang rawan
-
Tulang Rusuk
Tulang rusuk berbentuk
tipis, pipih dan melengkung. Bersama -sama dengan tulang dada membentuk rongga
dada untuk melindungi jantung dan paru-paru. Tulang rusuk dibedakan atas tiga
bagian yaitu:
a) Tulang
rusuk sejati berjumlah tujuh pasang. Tulang-tulang rusuk ini pada bagian
belakang berhubungan dengan ruas-ruas tulang belakang sedangkan ujung depannya
berhubungan dengan tulang dada dengan perantaraan tulang rawan
b) Tulang
rusuk palsu berjumlah 3 pasang. Tulang rusuk ini memiliki ukuran lebih pendek
dibandingkan tulang rusuk sejati. Pada bagian belakang berhubungan dengan
ruas-ruas tulang belakang sedangkan ketiga ujung tulang bagian depan disatukan
oleh tulang rawan yang melekatkannya pada satu titik di tulang dada
c) Rusuk
melayang berjumlah 2 pasang. Tulang rusuk ini pada ujung belakang berhubungan
dengan ruas-ruas tulang belakang, sedangkan ujung depannya bebas.
Tulang rusuk memiliki beberapa fungsi
diantaranya
1) Melindungi
jantung dan paru-paru dari goncangan
2) Melindungi
lambung, limpa dan ginjal
3) Membantu
pernapasan
-
Ruas-ruas tulang belakang
Ruas-ruas tulang
belakang disebut juga tulang belakang disusun oleh 33 buah tulang dengan bentuk
tidak beraturan.ke 33 buah tulang tersebut terbagai atas 5 bagian yaitu:
a) Tujuh
ruas pertama disebut tulang leher. ruas pertama dari tulang leher disebut
tulang atlas, dan ruas kedua berupa tulang pemutar atau poros. bentuk dari
tulang atlas memungkinkan kepala untuk melakukan gerakan atau goyangan
"ya" atau goyangan "tidak"
b) Dua
belas ruas berikutnya membentuk tulang punggung. Ruas-ruas tulang punggung pada
bagian kiri dan kanannya merupakan tempat melekatnya tulang rusuk
c) Lima
ruas berikutnya merupakan tulang pinggang. Ukuran tulang pinggang lebih besar
dibandingkan tulang punggung. Ruas-ruas tulang pinggang menahan sebagian besar
berat tubuh dan banyak melekat otot-otot
d) Lima
ruas tulang kelangkangan (sacrum), yang menyatu, berbentuk segitiga terletak
dibawah ruas-ruas tulang pinggang.
e) Bagian
bawah dari ruas-ruas tulang belakang disebut tulang ekor (coccyx), tersusun
atas 3 sampai dengan 5 ruas tulang belakang yang menyatu.
Ruas-ruas tulang
belakang berfungsi untuk menegakkan badan dan menjaga keseimbangan.menyokong
kepala dan tangan, dan tempat melekatnya otot, rusuk dan beberapa organ
2. Skeleton
apendikular
Tersusun atas tulang
tulang yang merupakan tambahan dari skeleton axial. Skeleton axial terdiri dari
:
-
Tulang anggota gerak atas (extremitas
superior):
Tulang penyusun anggota gerak atas
tersusun atas:
a) Humerus
/ tulang lengan atas
Termasuk kelompok
tulang panjang /pipa, ujung atasnya besar, halus, dan dikelilingi oleh tulang
belikat.pada bagian bawah memiliki dua lekukan merupakan tempat melekatnya
tulang radius dan ulna
b) Radius
dan ulna / pengumpil dan hasta
Tulang ulna berukuran
lebih besar dibandingkan radius, dan melekat dengan kuat di humerus.Tulang
radius memiliki kontribusi yang besar untuk gerakan lengan bawah dibandingkan
ulna.
c) Karpal
/ pergelangan tangan
Tersusun atas 8 buah tulang yang saling
dihubungkan oleh ligament
d) Metakarpal
/ telapak tangan
Tersusun atas lima buah
tangan. Pada bagian atas berhubungan dengan tulang pergelangan tangan,
sedangkan bagian bawah berhubungan dengan tulang-tulang jari (palanges)
e) Palanges
(tulang jari-jari)
Tersusun atas 14 buah
tulang.Setiap jari tersusun atas tiga buah tulang, kecuali ibu jari yang hanya
tersusun atas 2 buah tulang.
f) Tulang
anggota gerak atas (ekstremitas inferior)
-
Tulang anggota gerak bawah disusun oleh
tulang:
a) Femur
/ tulang paha.
Termasuk kelompok
tulang panjang, terletak mulai dari gelang panggul sampai ke lutut.
b) Tibia
dan fibula / tulang kering dan tulang betis.
Bagian pangkal
berhubungan dengan lutut bagian ujung berhubungan dengan pergelangan
kaki.Ukuran tulang kering lebih besar dinandingkan tulang betis karena
berfungsi untuk menahan beban atau berat tubuh. Tulang betis merupakan tempat
melekatnya beberapa otot
c) Patela
/ tempurung lutut
Terletak antara femur
dengan tibia, bentuk segitiga.patela berfungsi melindungi sendi lutut, dan
memberikan kekuatan pada tendon yang membentuk lutut
d) Tarsal
/ Tulang pergelangan kaki.
Termasuk tulang pendek,
dan tersusun atas 8 tulang dengan salah satunya adalah tulang tumit.
e) Metatarsal
/ Tulang telapak kaki.
Tersusun atas 5 buah
tulang yang tersesun mendatar.
f) Palanges
/ tulang jari-jari tangan
Tersusunetiap jari
tersusun atas 3 tulang kecuali tulang ibu jari atas 14 tualng.
g) Tulang
gelang bahu (klavikula dan scapula / belikat dan selangka)
Tulang gelang bahu
disebut juga tulang pectoral bahu tersusun atas 4 buah tulang yaitu 2 tulang
belikat (skapula) dan 2 tulang selangka ( klavikula).
Tulang selangka
berbentuk seperti huruf "S", berhubungan dengan tulang lengan atas
(humerus) untuk membentuk persendian yang menghasilkan gerakan lebih bebas,
ujung yang satu berhubungan dengan tulang dada sedangkan ujung lainnya
berhubungan dengan tulang belikat.
Tulang belikat
(skapula) berukuran besar, bentuk segitiga dan pipih, terletak pada bagian
belakang dari tulang rusuk.
Fungsi utama dari
gelang bahu adalah tempat melekatnya sejumlah otot yang memungkinkan terjadinya
gerakan pada sendi.
h) Gelang
Panggul
Tulang gelang panggul
terdiri atas dua buah tulang pinggung. Pada anak anak tulang pinggul ini
terpisah terdiri atas tiga buah tulang yaitu illium (bagian atas), tulang
ischiun (bagian bawah) dan tulang pubis (dibagian tengah).(Lihat gambar).
Dibagian belakang dari
gelang panggul terdapat tulang sakrum yang merupakan bagian dari ruas-ruas
tulang belakang. Pada bagian depan terdapat simfisis pubis merupakan jaringan
ikat yang menghubungkan kedua tulang pubis.
Fungsi gelang panggung
terutama untuk mendukung berat badan bersama-sama dengan ruas tulang
belakang.melindungi dan mendukung organ-organ bawah, seperti kandung kemih,
organ reproduksi, dan sebagai tempat tumbuh kembangnya janin.
III.
Jenis-jenis Tulang
Berdasarkan kepada jenisnya, tulang yang
terdapat di dalam tubuh manusia dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:
1. Tulang
Rawan
Tulang rawan merupakan
tulang yang disusun oleh sel-sel tulang rawan.Tulang ini bersifat lentur karena
terdapat ruang pada aantar sel tulang rawan.Tulang ini mengandung zat kapur dan
zat perekat.Diantara contoh tulang rawan adalah ujung tulang rusuk, hidung,
telinga, trakea, laring, bronkus, dan di antara ruas-ruas tulang belakang.
2. Tulang
Keras
Seperti namanya, tulang
keras memiliki tekstur yang lebih padat dan bersifat keras daripada tulang
rawan.Jenis tulang ini disusun oleh osteoblas (sel pembentuk tulang).Terdapat
banyak zat kapur diantara sel tulang keras dengan sedikit zat perekat.itulah
yang membuat jenis tulang ini menjadi keras. Di dalam tulang keras kita dapat
menjumpai saluran havers. di dalam saluran havers ini terdapat
pembuluh-pembuluh darah. Diantara contoh tulang keras adalah: tulang kering,
tulang lengan, dan tulang selangka.
i)
Bentuk Tulang
Tulang dibedakan
menjadi 3 macam jika didasarkan kepada bentuknya, yaitu:
1. Tulang
Pipa
Bentuk tulang ini
panjang dan bulat dengan rongga di tengahnya seperti pipa.contoh tulang pipa
adalah tulang jari tangan, tulang paha, dan tulang lengan atas.
2. Tulang
Pipih
Bentuk tulang ini
gepeng atau pipih.contohnya adalah tulang dada, tulang belikat,dan tulang
rusuk.
3. Tulang
Pendek
Tulang yang berbentuk
bulat dan pendek.contohnya adalah: ruas-ruas tulang belakang, tulang
pergelangan kaki, dan tulang pergelangan tangan. Tulang pipih memiliki fungsi
sebagai tempat terjadinya proses pembentukan sel darah merah dan putih.
b.
Persendian
Seperti
kalian ketahui, ada banyak sekali tulang yang menyusun rangka pada tubuh
manusia.masing-masing tulang tersebut tentu saling berhubungan. setidaknya ada
200 tulang yang posisinya saling berhubungan di dalam tubuh manusia. Hubungan
yang terdapat diantara 2 tulang itulah yang disebut sebagai sendi ataupun
artikulasi. Di dalam sistem gerak pada manusia, persendian memiliki fungsi
serta peranan yang amat penting di dalam proses terjadinya aktivitas ataupun
gerakan.
I.
Macam-macam Sendi
Berdasarkan kepada
sifat pergerakannya, sendi dibedakan kedalam 3 macam, yaitu:
1. Sendi
Mati (Sinartrosis)
Sendi yang tidak
mempunyai celah sendi sehingga tidak mungkin terjadi pergerakan pada sendi
tersebut.Contoh dari sendi mati adalah sendi-sendi yang menghubungkan antar
tulang pada bagian tengkorak.
2. Sendi
Kaku (Amfiartrosis)
Sendi yang dapat
digerakkan namun terbatas.contohnya adlah sendi pada ruas tulang belakang,
sendi pada pergelangan tangan, serta sendi pada tulang dada.
3. Sendi
Gerak (Diartrosis)
Sendi yang dapat
digerakkan secara bebas. Sendi gerak dibedakan menjadi:
4. Sendi
engsel
Seperti engsel pada
pintu, sendi ini memungkinkan pergerakan tulang pada satu arah.contoh sendi
engsel adalah sendi pada lutut dan siku.
5. Sendi
Pelana
Pada sendi peana, salah
satu tulang dapat digerakkan menuju dua arah.contohnya adalah sendi yang
menghubungkan ruas jari dengan telapak tangan.
6. Sendi
Geser
Sendi ini memungkinkan
terjadinya gerakan pergeseran pada tulang.contohnya adalah sendi-sendi pada
ruas tulang belakang.
7. Sendi
Putar
Pada jenis sendi ini, salah
satu tulang dapat bergerak karena memiliki poros pada tulang yang lain.
contohnya adalah sendi yang menghubungkan tulang hasta dan tulang pengumpil.
8. Sendi
Peluru
Pada sendi ini salah
satu tulang berbentuk bonggol sehingga tulang itu dapat bergerak ke segala
arah.contohnya adalah sendi yang menghubungkan tulang lengan dengan tulang
gelang bahu serta tulang paha dan tulang gelang panggul.
c.
Otot
Otot
merupakan jaringan yang terdapat di dalam tubuh manusia yang fungsinya adalah
sebagai alat gerak aktif untuk membantu tulang agar bisa bergerak. Tanpa adanya
otot, tubuh manusia tidak akan bisa bergerak karena ototlah yang bisa membuat
tulang bergerak.
I.
Jenis-jenis Otot
berdasarkan jenisnya, otot dibedakan
menjadi 3, yaitu:
1. Otot
Polos ,merupakan jaringan yang terbentuk oleh sel-sel otot yang bentuknya
seperti gelondong dimana dibagian ujungnya cenderung meruncing.
2. Otot
Jantung, Otot yang terletak pada dinding jantung.
II. Otot
Lurik
biasa disebut juga sebagai otot
rangka karena otot ini biasanya melekat pada rangka. disebut lurik karena bila
dilihat dengan menggunakan mikroskop akan tampak terlihat garis gelap terang
pada serabut otot ini.
BAB
III
HASIL
DAN PEMBAHASAN
A.
Hasil
Pengamatan
I.
Tulang
Penyusun Tengkorak
|
||
1.
|
Nama
Tulang
|
:
Tulang dahi
|
Jenis
|
:Tulang
keras
|
|
Bentuk
|
:Tulang
pipih
|
|
![]() |
Nama
Tulang
|
:Tulang
baji
|
Jenis
|
:
Tulang keras
|
|
Bentuk
|
:Tulang
pipih
|
|
3. |
Nama
Tulang
|
:Tulang
kepala belakang
|
Jenis
|
:Tulang
keras
|
|
Bentuk
|
:Tulang
pipih
|
|
4. |
Nama
Tulang
|
:
Tulang rahan bawah
|
Jenis
|
:
Tulang keras
|
|
Bentuk
|
:Tulang
tak beraturan
|
|
5. |
Nama
Tulang
|
:Tulang
rahang atas
|
Jenis
|
:Tulang
keras
|
|
Bentuk
|
:Tulang
tak beraturan
|
|
II.
Tulang
Penyusun Anggota Badan
|
||
1. |
Nama Tulang
|
:Ruas tulang
belakang
|
Jenis
|
: Tulang keras
|
|
Bentuk
|
: Tulang pendek
|
|
2. |
Nama
Tulang
|
:
Tulang leher
|
Jenis
|
: Tulang keras
|
|
Bentuk
|
:Tulang tak
beraturan
|
|
3. |
Nama Tulang
|
:Tulang kemaluan
|
Jenis
|
: Tulang keras
|
|
Bentuk
|
:Tulang tak beraturan
|
|
4. |
Nama Tulang
|
:Tulang ekor
|
Jenis
|
:Tulang keras
|
|
Bentuk
|
:Tulang tak
beraturan
|
|
5. |
Nama Tulang
|
:Tulang rusuk
melayang
|
Jenis
|
:Tulang keras
|
|
Bentuk
|
:Tulang pipih
|
|
6. |
Nama Tulang
|
:Tulang panggul
|
Jenis
|
:Tulang keras
|
|
Bentuk
|
:Tulang pipih
|
|
III.
Tulang
Penyusun Anggota Gerak Atas
|
||
1. |
Nama
Tulang
|
:Tulanng
hasta
|
Jenis
|
:Tulang
keras
|
|
Bentuk
|
:
Tulang pipa
|
|
2. |
Nama
Tulang
|
:Tulang
pengumpil
|
Jenis
|
:Tulang
keras
|
|
Bentuk
|
:Tulang
pipa
|
|
3. |
Nama
Tulang
|
:Tulang
lengan atas
|
Jenis
|
:Tulang
keras
|
|
Bentuk
|
:Tulang
pipa
|
|
4. |
Nama
Tulang
|
:Tulang jari-jari tangan
|
Jenis
|
:Tulang
keras
|
|
Bentuk
|
:Tulang
pendek
|
|
IV.
Tulang
Penyusun Anggota Gerak Bawah
|
||
1. |
Nama Tulang
|
:Tulang paha
|
Jenis
|
:Tulang
keras
|
|
Bentuk
|
:Tulang
pipa
|
|
2. |
Nama
Tulang
|
:Tulang
kering
|
Jenis
|
:Tulang
keras
|
|
Bentuk
|
:Tulang
pipa
|
|
![]() 3. |
Nama
Tulang
|
:
Tulang betis
|
Jenis
|
:Tulang
keras
|
|
Bentuk
|
:Tulang
pipa
|
|
4.
|
Nama Tulang
|
:
Tulang tempurung lutut
|
Jenis
|
:Tulang
keras
|
|
Bentuk
|
:Tulang
pendek
|
|
B.
Pembahasan
Praktikum lapangan bertujuan untuk mengenal berbagai
macam, jumlah, bentuk dan lokasi tulang, untuk memahami struktur tulang, serta
untuk memahami macam-macam gerakan pada sendi.Metode yang digunakan dalam
praktikum ini yaitu dengan cara mengamati langsung model rangka manusia yang
telah disediakan untuk mengamati macam, jumlah, bentuk dan lokasi tulang sedangkan untuk mengamati struktur tulang
menggunakan mikroskop serta untuk memahami gerakan pada sendi dengan cara
melakukan gerakan secara langsung.
Tulang atau kerangka adalah penopang tubuh
vertebrata.Tanpa tulang, pasti tubuh kita tidak bisa tegak berdiri.Tulang mulai
terbentuk sejak bayi dalam kandungan berlangsung terus sampai dekade kedua
dalam susunan yang teratur. Ada dua macam tulang berdasarkan jaringan
penyusunnya dan sifat fisisknya yaitu Tulang rawan tersusun dari sel-sel tulang
rawan, ruang antar sel tulang rawan banyak mengandung zat perekat dan sedikit
zat kapur, bersifat lentur.Tulang rawan banyak terdapat pada tulang anak kecil
dan pada orang dewasa banyak terdapat pada ujung tulang rusuk, laring, trakea,
bronkus, hidung, telinga, antara ruas-ruas tulang belakang Tulang yang tersusun secara teratur membentuk rangka.
Berdasarkan letaknya rangka terdiri dari 3
bentuk, yaitu rangka tengkorak, rangka badan dan
rangka alat gerak.Bentuk-bentuk rangka tersebut saling berhubungan antara yang
satu dengan yang lainnya membentuk tubuh.Rangka tubuh mempunyai fungsi yang
sangat penting bagi kelangsungan dan kesempurnaan hidup manusia.
Hasil pengamatan pertama pada l rangka manusia dapat diketahui bahwa tubuh manusia terdiri dari rangka aksial dan
rangka apendicular, dimana rangka aksial terdiri dari Cranium, Columna
Vertebrae. Sternum, Costa.sedangkan rangka apendicular terdiri dari gelang
bahu, gelang panggul, alat gerak atas dan alat gerak bawah. Dari semua tulang
yang telah diidentifikasi jenis tulang yang kami temukan adalah tulang keras.
Tengkorak atau sering di sebut cranium terdiri dari
neuro cranium dan spalancnocranium, neuro cranium tersusun atas tulang frontal,
tulang temporal, tulang oksipital, tulang parietal, tulang etimoid, dan tulang
spenoid. Sedangkan tulang penyusun spalngcnocranium yaitu tulang-tulang yang
terdapat pada bentuk wajah seperti, zygomaticus, masseter, maxilla, mandibula,
orbicularis oris, orbicularis oculi dan lain-lain. Tulang belakang tersusun
atas 7 tulang seriviks, 12 Thoracic, 5 lumbar, 5 sacrum dan 4 koksigea yang
berfusi menjadi satu.
Dalam
pengamatan terdapat alat gerak atas dan alat gerak bawah, dimana alat gerak
atas terdiri dari scapula, klavikula, humerus, radius, ulna,karpal, meta karpal
dan phalanges, sedangkan alat gerak bawah tersusun atas gelang panggul, gelang
pinggul, femur, patela, tibia, fibulla, tarsal, metatarsal dan phalanges.
1.
Berdasarkan bentuk tulang
a. Tulang pipa (Bentuknya bulat, panjang dan tengahnya
berongga)
a) tulang paha
b) tulang
lengan atas
c) tulang jari
tangan
Berfungsi sebagai
tempat pembentukan sel darah merah
b.
Tulang pipih (Bentuknya pipih ( gepeng )
a)
tulang belikat
b)
tulang dada
c)
tulang rusuk
Berfungsi sebagai tempat pembentukan sel darah merah dan sel darah putih
c.
Tulang pendek (Bentuknya
pendek dan bulat)
a)
ruas-ruas tulang belakang
b)
tulang pergelangan tangan
c)
tulang pergelangan kaki
Berfungsi sebagai tempat pembentukan sel darah merah dan sel darah putih



















EmoticonEmoticon