MATERI AJAR :
EKOSISTEM
KELAS/SEMESTER : X (SEPULUH)/II
ALOKASI WAKTU : 1X 45 Menit
Standar Kompetensi :
1. .Menganalisis hubungan antara komponen
ekosistem, perubahan materi dan energi serta peranan manusia dalam keseimbangan ekosistem
Kompetensi Dasar :
1.
Mendeskripsikan
peran komponan ekosistem dalam aliran
energi dan daur biogeokimia serta pemanfaatan komponen ekosistem bagi kehidupan
Indikator :
1. Mendefenisikan pengertian ekologi sebagai
ilmu
2. penggunaan istilah-istilah habitat, nisia,
populasi, komunitas, ekosistem, faktor biotik, faktor abiotik
3. Mengidentifikasi berbagai interaksi yang
terjadi dalam ekosistem
Tujuan Pembelajaran :
1.
Mampu menjelaskan komponen-komponen apa saja yang menyusun suatu ekositem
2.
Mampu menjelaskan keterkaitan antara komponen-komponen
ekosistem
Materi Ajar :
1.
lembar kerja siswa
2.
buku
biologi kels X
3.
Informasi tentang berbagai cabang ilmu biologi
dari berbagai sumber, misalnya, koran, majalah, jurnal, buku sumber, dan
internet
Pengertian Ekosistem
Ekosistem
merupakan kesatuan fungsional antara makhluk hidup dengan lingkungannya yang di
dalamnya terdapat hubungan dan interaksi yang sangat erat dan saling
memengaruhi. Ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup
dengan lingkungannya dalam suatu ekosistem disebut ekologi.
Ekologi
berasal dari bahasa Yunani yaitu oikos
(rumah atau tempat hidup) dan logos
(ilmu), jadi ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antarmakhluk hidup
dan interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. Dalam ekologi, kamu akan
mempelajari makhluk hidup sebagai satu kesatuan dengan lingkungannya
Komponen Penyusun
Ekosistem
1. Komponen Biotik
Komponen biotik suatu ekosistem
meliputi semua jenis makhluk hidup, baik berupa tumbuhan, hewan, jamur, maupun
mikroorganisme lain. Dalam ekosistem, tumbuhan berperan sebagai produsen, hewan
berperan sebagai konsumen, dan mikroorganisme berperan sebagai dekomposer.
Berdasarkan peranannya, komponen biotik dibedakan menjadi komponen autotrof, heterotrof, dan pengurai.
a.
Komponen
autotrof
Komponen autotrof adalah organisme
yang mampu mensintesis makanan sendiri berupa bahan organik dari bahan
anorganik dengan bantuan energi seperti energy cahaya matahari dan kimia.
Komponen autotrof berfungsi sebagai produsen yang menyediakan makanan bagi
organisme heterotrof. Komponen autotrof yang utama adalah berbagai tumbuhan
hijau.
b. Komponen heterotrof
Komponen heterotrof merupakan
organisme yang memperoleh makanan atau bahan organik dengan memakan organisme
lain atau sisa-sisanya. Organisme heterotrof tidak dapat mensintesis makanan
sendiri, sehingga makanan selalu diperoleh dari organisme lain, misalnya
herbivore memperoleh makanan dari tumbuh-tumbuhan dan karnivora memperoleh
makanan dari mangsanya. Contoh komponen heterotrof adalah manusia, hewan,
jamur, dan mikroba.
c. Detrivor dan Pengurai (dekomposer)
Detrivor adalah komponen ekosistem
yang memakan detritus atau sampah, sedangkan pengurai adalah organism
heterotrof yang memperoleh makanan dengan menguraikan . bahan organik berupa
sisa-sisa organisme yang telah mati. Organisme ini menyerap sebagian hasil
penguraian tersebut dan melepaskan bahan-bahan yang sederhana yang dapat
digunakan kembali oleh produsen. Contoh detrivor adalah cacing tanah, sedangkan
contoh pengurai adalah bakteri dan jamur saprofit.
2. Komponen Abiotik
Komponen
abiotik adalah segala sesuatu di luar makhluk hidup, terdiri dari komponen
fisik dan kimia. Komponen fisik meliputi substrat, media, atau faktor fisik
yang diperlukan untuk menunjang kehidupan, sedangkan komponen kimia berupa
kondisi-kondisi yang mendukung kehidupan makhluk hidup. Beberapa komponen
abiotik yang memengaruhi ekosistem adalah sebagai berikut.
a.
Suhu, berpengaruh terhadap ekosistem karena suhu
merupakan syarat yang diperlukan organisme untuk hidup. Suhu memengaruhi reaksi
biokimiawi yang terjadi di dalam makhluk hidup. Setiap jenis makhluk hidup
memerlukan suhu optimum untuk kehidupannya sehingga ada jenis-jenis organisme
yang hanya dapat hidup pada kisaran suhu tertentu. Pada hewan poikiloterm, suhu
tubuhnya dapat berubah-ubah sesuai dengan suhu lingkungannya. Sedangkan hewan
homeoterm suhu tubuhnya relatif tetap meskipun suhu lingkungan berubah-ubah.
b.
Sinar matahari, memengaruhi ekosistem secara global karena
matahari menentukan suhu Bumi. Sinar matahari juga diperlukan oleh tumbuhan
(produsen) untuk melakukan fotosintesis.
c.
Air, berpengaruh terhadap ekosistem karena air
dibutuhkan untuk kelangsungan hidup organisme. Bagi tumbuhan, air diperlukan
untuk tumbuh, berkecambah, dan penyebaran biji. Bagi hewan dan manusia, air
diperlukan untuk minum, sarana hidup, dan tempat hidup bagi hewan air. Bagi
unsure abiotik lain, misalnya tanah sebagai pelarut dan pelapuk.
d.
Tanah, merupakan tempat hidup bagi organisme.
Jenis tanah yang berbeda menyebabkan organisme yang hidup didalamnya juga
berbeda. Tanah juga menyediakan unsurunsur penting bagi kehidupan organisme,
terutama tumbuhan.
e.
Tanah, merupakan tempat hidup bagi organisme.
Jenis tanah yang berbeda menyebabkan organisme yang hidup didalamnya juga
berbeda. Tanah juga menyediakan unsurunsur penting bagi kehidupan organisme,
terutama tumbuhan.
f.
Angin, selain berperan dalam menentukan
kelembapan juga berperan dalam penyebaran biji tumbuhan tertentu
Tingkatan Organisasi dalam Ekosistem
1. Individu
Individu adalah
organism tunggal
2. Populasi
Kumpulan
individu sejenis yang hidup pada suatu daerah dan waktu tertentu disebut
populasi
3. Komunitas
Komunitas adalah
kumpulan dari berbagai populasi yang hidup pada suatu waktu dan daerah tertentu
yang saling berinteraksi dan memengaruhi satu sama lain
4. Ekosistem
Antara komunitas
dan lingkungannya selalu terjadi interaksi. Interaksi ini menciptakan kesatuan
ekologi yang disebut ekosistem. Komponen penyusun ekosistem adalah produsen
(tumbuhan hijau),
konsumen (herbivora, karnivora, dan omnivora), dan dekomposer/pengurai
(mikroorganisme). Hal-hal yang menyebabkan suatu ekosistem berbeda dengan
ekosistem yang lain adalah jumlah dan jenis produsen, jumlah dan jenis
konsumen, keragaman mikroorganisme, jumlah dan macam komponen abiotik,
kompleksitas interaksi, dan berlangsungnya berbagai proses dalam suatu
ekosistem.
Metode Pembelajaran
·
NHT
(Numbered Head Together )
Media Pembelajaran
1.
Power point
2.
LKS
Langkah-Langkah Pembelajaran
A.
Kegiatan
awal (10 menit)
1.
Membuka pelajaran dengan salam dan menayakan kesiapan siswa
untuk mengikuti kegiatan pembelajaran/ berdo’a sebelum belajar .
2.
Mengabsensi kehadiran siswa
3.
Menuliskan judul pembelajaran.
4.
Nenuliskan tujuan pembelajaran.
5.
Memberikan apersepsi dengan cara memberikan beberapa pertanyaan,
B.
Kegiatan
inti (30 menit)
1.
Siwa dibagi dalam kelopok yang terdiri dari 4-6 orang.
2.
Guru memberri nomor pada setiap siswa dalam setiap kelompok.
3.
Guru memberikan tugas dan masing-masing kelompok mengerjakanya.
4.
Kelompok mendiskuikan jawaban yang benar dan memastikan tiap anggota kelopok
dapat mengerjakanya dan menggetahui jawabanya.
5.
Guru memanggil nomor siswa .
6.
nomor yang dipanggil melaporkan hasil diskusi kelompoknya.
7.
Kelompok lain diberi kesempatan untuk menanggapi.
8.
Guru memanggil nomor lain dan nomor yang dipanggil membacakan hasil
diskusinya.
9.
Kesimpulan dan penutup.
C.
Kegiatan
akhir (5 menit)
1.
Guru
bersama siswa menyimpulkan materi yang telah dibahas ( ekosistem ).
2.
Guru
menugaskan siswa untuk mengumpulkan informasi dan membuat makalah tentang macam-macam ekosistem.
LEMBAR KERJA SISWA
DISKUSI
KOMPONEN LINGKUNGAN DI SEKITAR RUMAH
A. Tujuan :
-
Mengetahui komponen-komponen apa saja yang
menyusun suatu ekositem
-
mengetahui keterkaitan antara komponen-komponen
ekosistem
B. Alat dan Bahan :
-
LKS,
-
Alat tulis menulis
C. Cara Kerja :
-
Amati lingkungan yang ada disekitar Rumah
masing-masing
-
Diskusikan dengan kelompok komponen yang
terdapat di lingkungan rumah anda
-
Catat hasi dalam table pengamatan dibawah ini
-
Diskusikan dengan kelompok lain hasil pengamatan
anda
D. Tabel Pengamatan
No
|
Komponen Penyusun
|
|
Komponen Biotik ( mahluk hidup )
|
Komponen Abiotik ( mahluk tak Hidup )
|
|
1.
|
||
2.
|
||
3.
|
||
4.
|
||
5.
|
||
6.
|
||
7.
|
||
8.
|
||
9.
|
||
10.
|
||
11.
|
||
12.
|
||
13.
|
||
14.
|
||
15.
|
||
E. Pertanyaan
1.
Sebutkan nama lingkungan tempat kegiatan ini kamu
lakukan !
………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………
2.
Apa yang dimaksud dengan komponen biotik
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
3.
Apa yang dimaksud dengan komponen abiotik
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
4.
Bagaimana pendapat anda, apakah komponen biotik
mempengaruhi komponen abiotik ataupun sebaliknya komponen abiotik mempengaruhi
komponen biotik ? Jelaskan jawaban anda !
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………
5.
Jika salah satu komponen dalam lingkungan tersebut
tidak ada / hilang / rusak , apa yang terjadi dengan ekosistem tersebut ?
Jelaskan jawaban anda !
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Kesimpulan :
Komponen Penyusun Ekosistem :
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Interaksi yang terjadi antara
komponen ekosistem
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
EmoticonEmoticon