CONTOH BLANKO REVIEW
|
Judul
|
Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi Polio Dengan
Tingkat Kecemasan Pasca Imunisasi Polio Pada Anaknya Di Posyandu Margasari
Tasikmalaya Tahun 2007
|
|
Tujuan Penelitian
|
Mengetahui hubungan
antara tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi polio terhadap tingkat
kecemasan ibu pasca imunisasi polio ulang di Posyandu Margasari Tasikmalaya.
|
|
Metode Penelitian
|
Jenis
penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik, karena peneliti ingin
mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi polio
dengan tingkat kecemasan ibu pasca imunisasi polio pada anaknya. Hasil yang
didapatkan dari penelitian ini akan dibuat analisis secara kuantitatif yaitu
data yang dibuat berupa angka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
adalah metode survey. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian cross
sectional dimana data yang menyangkut variabel bebas dan terikat akan
dikumpulkan dalam waku yang bersamaan
|
|
Jumlah
Sempel
|
Populasi
yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai balita
yang berada di Posyandu Margasari Tasikmalaya sebanyak 130 responden. Sampel
yang digunakan dalam penelitian ini adalah simple random sampling yaitu
pengambilan sampel anggota populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan
strata yang ada dalam populasi itu (Sugiyono, 2002).
Adapun kriteria inklusi subjek yang digunakan dalam penelitian
ini adalah sebagai berikut:
1. Ibu
yang mempunyai balita.
2. Bayi
yang mempunyai KMS (Kartu Menuju Sehat).
3. Pendidikan
ibu minimal SD.
Kriteria
eksklusi subjek dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. ibu
yang tidak bersedia menjadi responden.
2. Bayi
yang tidak mempunyai KMS.
|
|
Instrument
Penelitian
|
Teknik dan
alat yang dipergunakan dalam pengumpulan data dalam penelitian ini adalah :
1.
Kuesioner tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi
polio yang dibuat sendiri oleh peneliti berdasarkan teori imunisasi polio.
2.
Kuesioner tingkat kecemasan ibu paca imunisasi
polio berdasarkan teori kecemasan.
|
|
Intervensi Penelitian
|
1. Pengumpulan Data
Pengumpulan
data dalam penelitian ini menggunakan dua data yaitu :
a.
Data primer
Data
diperoleh langsung dari ibu dengan mengisi kuisioner tingkat pengetahuan dan
tingkat kecemasan ibu pasca imunisasi polio pada anaknya.
b.
Data sekunder
Data
yang diperoleh dari hasil studi dokumentasi yang didapat dari catatan
posyandu.
2.
Analisis
Data
Proses pengolahan data yang dilakukan adalah : editing,
coding, transfering, dan tabulating. Uji statistik yang
dipergunakan adalah correlation product moment menurut Spearman Rho
untuk menganalisis dua variable dengan skala ordinal. Data
yang diperoleh dari kuesioner diolah secara manual kemudian ditabulasi
dan dilakukan perhitungan persentase. Untuk mengetahui gambaran
tingkat pengetahuan tentang imunisasi polio dengan tingkat kecemasan
ibu pasca imunisasi polio dilakukan penilaian hasil dengan rentang
nilai (Arikunto, 2006) :
76%-
100% : kategori tinggi
56%-
75% : kategori sedang
<
56% : kategori rendah
|
|
Durasi
Intervensi
|
1 bulan karena
pelaksanaan penelitian pada bulan September sampai dengan bulan Oktober 2007.
|
|
Hasil Penelitian
|
Karakteristik Responden
Karakteristik responden menurut usia ibu menunjukkan bahwa
kebanyakan usia ibu adalah 21-25 tahun sebanyak 17 orang (45,9 %), Menurut
jumlah anak sebagian besar ibu mempunyai seorang anak sebanyak 14 orang
(37,8%), Karakteristik responden menurut pendidikan ibu menunjukkan bahwa
sebagian besar ibu memiliki pendidikan SD sebanyak 21 orang (56,8%) (tabel
1). Jumlah ibu yang mempunyai pengetahuan rendah sebanyak 8 orang dari 37
(21,6%) yang berpengetahuan sedang sebanyak 12 orang dari 37 (32,4%) dan yang
mempunyai pengetahuan tinggi sebanyak 17 orang dari 37 (45,9%).
Berdasarkan data tersebut sebagian besar responden mempunyai
pengetahuan tinggi tentang imunisasi polio (tabel 2). Jumlah ibu yang
mempunyai kecemasan rendah pasca imunisasi polio sebanyak 21 orang dari 37
(56,8%), yang mempunyai kecemasan sedang pasca imunisasi polio sebanyak 15
orang dari 37 (40,5%) dan yang mempunyai kecemasan tinggi sebanyak 1 orang
dari 37 (2,7%).
Berdasarkan data tersebut diketahui bahwa sebagian besar ibu
mempunyai tingkat kecemasan yang rendah pasca imunisasi polio pada anaknya
(tabel 3). Delapan ibu yang berpengetahuan rendah, sebanyak dua orang ibu
(5,4%) memiliki tingkat kecemasan rendah, lima orang ibu (5,4%) memiliki
kecemasan sedang dan seorang ibu (2,7%) memiliki tingkat kecemasan tinggi
pasca imunisasi polio pada anaknya. Duabelas ibu yang berpengetahuan sedang,
tiga orang ibu (8,1%) memiliki tingkat pengetahuan rendah dan 9 orang ibu
(24,3%) memiliki tingkat kecemasan sedang pasca imunisasi polio dan dari 17
ibu yang memiliki tingkat pengetahuan tinggi, 16 ibu (43,2%) memiliki tingkat
kecemasan rendah dan seorang ibu (2,7%) memiliki tingkat kecemasan sedang
pasca imunisasi polio pada anaknya (tabel 4).
|
EmoticonEmoticon