RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS VIII
Tema ; Pertumbuhan Dan Perkembangan Hewan
Disusun Oleh :
Nama :
NPM :
Prodi :
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN PUANGRIMAGGALATUNG
KABUPATENWAJO
TAHUN 2017/2018
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PADA HEWAN
Sekolah : SMPN 3 BELAWA
Mata
Pelajaran : IPA (Ilmu
Pengetahuan Alam)
Kelas/Semester : VIII/Satu
Materi
Pokok :Pertumbuhan Dan Perkembangan
Alokasi
Waktu : 2 X 45 Menit (Pertemuan
I)
I.
Standar
Kompotensi :
1. Memahami
berbagai system kehidupan manusia
II.
Kompotensi
Dasar :
1.1
Menganalisis pentingnya pertumbuhan dan
perkembangan pada makhluk hidup.
III.
Indikator
:
1. Mendeskripsikan
pengertian tumbuhan dan perkembangan pada makhluk hidup.
2. Menyimpulkan
perbedaan pertumbuhan dan perkembangan pada makhluk hidup.
3. Membedakan
tahap tahap pertumbuhan dan perkembangan pada hewan.
IV.
Tujuan Pembelajaran :
Peserta didik dapat :
1. Mendeskripsikan
pengertian tumbuhan dan perkembangan pada makhluk hidup.
2. Membedakan
pertumbuhan dan perkembangan pada hewan.
3. Membedakan
tahap tahap pertumbuhan dan perkembangan pada hewan.
V.
Materi
Pembelajaran :
A.
Pertumbuhan
Dan Perkembangan
Pertumbuahan
dan perkembangan merupakan salah satu ciri-ciri makhluk hidup. Pertumbuhan merupakan proses
bertambahnya ukuran (volume),bobot,dan jumlah sel yang sifatnya irreversible
(tidak dapat kembali lagi ke asalnya). Artinya individu yang telah tumbu besar
tidak dapat lagi keukuran semula. Bersifat kuantitatif.
Perkembangan
merupakan suatu perubahan teratur dan sering kali menuju keadaan yang
tinggi(kompleks) atau dewasa. Pertumbuhan dapat di ukur (kualitatif),dapat
dilihat morfologisna dan sifatnya reversible (dapat kelmbali keukuran semula)
sedangkan perkembangan tidak dapat diukur. Pada dasarnya pertumbuhan dan
perkembangan pada makhluk hidup berlangsung berssama.
B. Perbedaan Pertumbuhan dan
Perkembanga
|
PERTUMBUHAN
|
PERKEMBANGAN
|
|
Bersifat Kuantitatif (bisa
digambarkan dalam bilangan)
|
Bersifat Kualitatif (tidak
dapat digambarkan dengan bilangan)
|
|
Terlihat dari keadaan fisik
|
Terlihat dari sifat dan
kemampuan
|
|
Memiliki batasan usia
|
Tidak terbatas oleh usia
|
|
Bersifat Irreversible (tidak
dapat balik)
|
Bersifat Reversible (Bisa
balik)
|
|
Dipengaruhi pembelahan sel
tubuh
|
Dipengaruhi pengalaman
|
C.
Tahap-tahap Pertumbuhan Dan Perkembangan Pada
Hewan
A. Tahapan Perkembangan
Hewan
Perkembangan hewan
dimulai dan zigot. Zigot merupakan hasiil fertilisasi pembuahan) sel telur oleh
sppia. Zigot akan berkembang menjadi embrio. Tahapan perkembangan secara umum
memiliki urutan: pembelahan (cleavage), gastrulasi, dan pembentukan organ
(organogenesis).
1.Pembelahan Zigat
Zigot merupakan satu
sel yang berasal dan sel kelamin jantan dan sel kelamin betina. Zigot mengalami
pembelahan mitosis dan satu sel menjadi dua sel, empat sel, delapan sel, enam
belas sel, dan seterusnya. Pembelahan terus berlanjut sampai berbentuk seperti bola
padat yang disebut morula Selanjutnya bagian tengah dari morula membentuk lubang
berisi cairan, dan hibang itu disebut blastosoel. Bentukan seperti ini disebut
blastula (embrio).
2.Gastrutasi
Sel-sel di satu kutub
membelah lebih cepat daripada sel-sel di kutub lainnya. sehingga terbentuk
lekukan ke dalam seperti sebuah bola yang ditekan di satu sisinya. Akhirnya
blastula berbentuk seperti mangkuk yang memiliki dua lapisan, yaitu
lapisan luar (ektoderm) dan lapisan dalam (endoderm). Bentuk
semacam ini disebut gastrula. Selama proses gastrulasi terjadi pembelahan
sel-sel, dan terbentuk lapisan baru yang terletak di antara lapisan ektoderm
dan endoderm; lapisan tersebut adalah mesoderm. Dengan demikian pada tahapan
gastrulasi terbentuk tiga lapisan yaitu ektoderm, mesoderm, dan endoderm.
3.Pembentukan Organ
Setelah gastrulasi
selesai, selanjutnya lapisan ektoderm, mesoderm, dan endoderm berkembang
menjadi jaringan khusus yang kemudian membentuk berbagai organ.
B.
Metamorfosis
Ada hewan yang mengalami beberapa tahap
perubahan bentuk selama pertumbuhan dan perkembangannya menjadi organisme dewasa.
Perubahan bentuk seperti ini disebut metamorfosis.
Metamorfosis ialah perubahan bentuk tubuh secara bertahap dari telur hingga dewasa. Metemorfosis ini terjadi pada serangga dan amfibi. Berdasarkan prosesnya, metamorfosis dibedakan menjadi 2 yaitu metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna.
Metamorfosis ialah perubahan bentuk tubuh secara bertahap dari telur hingga dewasa. Metemorfosis ini terjadi pada serangga dan amfibi. Berdasarkan prosesnya, metamorfosis dibedakan menjadi 2 yaitu metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna.
ü
Metamorfosis sempurna
adalah metamorfosis yang ditandai dengan adanya fase kepompong atau pupa,
metamorfosis ini memiliki bentuk larva dan dewasa yang berbeda jauh. Berikut
adalah tahapan metamorfosis sempurna : Telur – Larva – Pupa (kepompong)- Dewasa (imago).
Contoh hewan yang mengalami metamorfosis sempurna antara lain kupu-kupu, lalat,
dan lebah.
ü
Metamorfosis tidak sempurna
adalah metamorfosis antara bentuk serangga yang baru menetas dengan serangga
dewasa tidak jauh berbeda. Tahapan meatamorfosis tidak sempurna yaitu Telur – Nimfa – Imago.
Contoh hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna yaitu belalng dan
jangkrik.
VI.
Strategi
Pembelajaran
ü Model
pembelajaran
Model
pembelajaran akti Exampel Non Exampels dan Tebak Kata
ü Metode
pembelajaran
Metode
yang digunakan adalah ceramah,diskusi dan presentasi
VII.
Kegiatan
Pembelajaran
Ø Pendahuluan
(5 menit)
§ Guru
memberikan pertanyaan kepada siswa .”masih ingat pelajaran tentang ciri-ciri
makhluk hidup waktu kelas VII coba sebutkan?”
§ Guru
memberikan pertayaan kepada sisiwa. “Kalian punya binatan peliharaan di rumah
atau yang ada di sekitar kalian. Mengapa hewan tersebut dapat tumbuh besar.
§ Guru
menuliaskan tujuan pembelajaran
§ Guru
menjelaskan langkah-langkah pembelajaran example non examples dan tebak kata
Ø Kegiatan
Inti
§ Guru
mempersiapakan gambar-gambar yang disesuaikan dengan tujuan pembelajaran.
Berbagai gambar yang hendak dipakai dalam pembelajaran hendaknya adalah gambar
yang relevan dengan materi ajar yang akan dibahas oleh guru.
§ Guru
menyajikan atau menampilkan gambar dengan cara menempelkan gambar-gambar di
papan ataupun dapat menayangkannya lewat LCD atau in focus dan alat pendukung
lainnya.
§ Guru
memberikan arahan dan kesempatan kepda siswa untuk mengamati dan menganalisa
gambar-gambar yang telah disajikan. Dalam tahap ini para siswa diberikan
kesempatan untuk melihat, menelaah, mengamati gambar yang telah ditampilkan
guru, disini guru diperkenankan untuk memberikan deskripsi dari gambar-gambar tersebut.
§ Siswa
mencatat hasil analisa dari gambar setelah melakukan diskusi kelompok. Hasil
analisa sebaiknya dicatat dalam sebuah kertas yang disediakan oleh guru.
§ Guru
menyuruh perwakilan setiap kelompok berdiri berpasangan di depan kelas.
§ Seorang
siswa diberi kartu yang berukuran 10 x 10 cm yang nantinya dibacakan pada
pasangannya. Seorang siswa yang lainnya diberi kartu yang berukuran 5 x 2 cm
yang isinya tidak boleh dibaca (dilipat) kemudian ditempelkan di dahi atau
diselipkan di telinga.
§ Sementara
siswa membawa kartu 10 x 10 cm membacakan kata-kata yang tertulis di dalamnya
sementara pasangannya menebak apa yang dimaksud dalam kartu 10 x 10 cm. Jawaban
tepat bila sesuai dengan isi kartu yang ditempelkan di dahi atau telinga.
§ Apabila
jawabannya tepat (sesuai yang tertulis di kartu), maka pasangan itu boleh
duduk. Bila belum tepat pada waktu yang telah ditetapkan boleh mengarahkan
dengan kata-kata lain asal jangan langsung memberi jawabannya.
§ Kegiatan
dilakukan oleh 2 pasang perwakilang setiap kelompok dengan
mempertimbangkan,yang mempuyai perolehan waktu tecepat sebagai pemenang dan
yang memiliki waktu terlama dinyatakan kalah.
Ø Penutup
Siswa
bersama guru menyimpulkan materi pembelajaran yang sudah dilakukan
Guru
memberikan tugas berupa rangkuman materi minimal 2 lembar di kertas HVS.
VIII.
Alat
Dan Sumber Belajar :
-
Papan tulis,spidol dan penghapus.
-
Pawer point materi sel.
-
Infocus, dan leptok.
-
Internet
EmoticonEmoticon