PROPOSAL PROGRAM HIBAH BINA DESA
PENGEMBANGAN
ARANG SEBAGAI ENERGI ALTERNAIF BERBAHAN DASAR TONGKOL JAGUNG DI DESA PATILA
KECAMATAN PAMMANA
Oleh:
ASRULLAH 15
ANDI
NURUL HIKMAH 1421562
AMRIANI 1421561
INDO
INTANG N. 1421
DE
WIDYA ASTUTI 15
SULFARMAN
SYAM 15
SUKRI 16
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PUANGRIMAGGALATUNG SENGKANG
2016
HALAMAN PENGESAHAN
1. Judul :
Pengembangan Arang sebagai Energi
Alternatif
berbahan dasar Limbah Tongkol
Jagung
di Desa Patila Kecamatan Pammana
2. Tema : Energi Baru dan Terbarukan
Nama
Organisasi : BSC (Biologi Sain Club)
3. Ketua
pengusul
Nama
lengkap : Asrullah
NIM/NRP : 1521665
Program
Studi/Jurusan : Pendidikan Biologi
Perguruan
Tinggi : STKIP Puangrimaggalatunng Sengkang
No.
Telepon : 085246554251
E-mail : asrullah25sengkang@gmail.com
4. Jumlah
Anggota Pengusul (orang) : 6 Orang
5. Dosen
Pendamping
Nama
Lengkap, Gelar : Dra. Hj. Sahriah, M.Pd.
NIP/NIDN : 0909035901
No.
Telepon/HP : 085242559620
6. Lokasi
Kegiatan/Mitra
Desa/Kelurahan/Kecamatan
: Patila/Pammana
Kabupaten/Kota
: Wajo
Provinsi
: Sulawesi Selatan
Jarak PT
ke lokasi mitra (km) :
7. Jangka
Waktu Pelaksanaan (bulan ) :
8. Biaya
Total (Rp) :
Ditjen
Belmawa (Rp) :
Sumber
lain (Rp) :
Menyetujui,
Sengkang,
23 Februari 2017
Ketua
BSC Ketua
TIM
Yuliana
Asrullah
1421628 1521665
Ketua
STKIP Puangrimaggalatung Sengkang
Prof. Dr. H. Imran Ismail, MS
NIP. 195811151986031002
PRAPROPOSAL
PROGRAM HIBAH BINA DESA
PENGEMBANGAN
ARANG SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF BERBAHAN
DASAR LIMBAH TONGKOL JAGUNG DI DESA PATILA KECAMATAN PAMMANA KABUPATEN WAJO
A. Latar Belakang
Indonesia merupakan
negara yang kaya akan sumberdaya alam yang sangat berlimbah, baik sumberdaya
alam yang dapat diperbaharui maupun tidak dapat diperbaharui. Sumberdaya alam
yang dapat diperbaharui seperti: ekosistem hutan, ekosistem hewan sedangkan
sumber daya yang tidak dapat diperbaharui seperti: minyak bumi, batubara,
pertambangan emas, perak dan lain-lain.
Minyak bumi adalah
energi yang tidak dapat diperbaharui, tetapi dalam kehidupan seharihari bahan
bakar minyak masih menjadi pilihan utama sehingga akan mengakibatkan menipisnya
cadangan minyak bumi di dalam bumi. Sementara gas bumi dan energi alternatif
lainnya belum dimaksimalkan pemanfaatannya untuk konsumsi dalam negeri, hal ini
akan menyebabkan terjadinya krisis bahan bakar terutama bahan bakar fosil.
Untuk mengurangi
ketergantungan terhadap bahan bakar minyak pemerintah telah menerbitkan
Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 5 tahun 2006 tentang kebijakan
energi nasional untuk mengembangkan sumber energi alternatif sebagai pengganti
bahan bakar minyak. Kebijakan tersebut menekankan pada sumber daya yang dapat
diperbaharui sebagai altenatif pengganti bahan bakar minyak.
Tongkol jangung
merupakan salah satu limbah bagian tanaman yang belum banyak dimanfaatkan. Dari
setiap panen jagung diperkirakan jagung (rendemen) yang dihasilkan sekitar 65%,
sementara 35% dalam bentuk limbah berupa batang, daun, kulit, dan tongkol
jagung. Diketahui bahwa dari tongkol jagung yang dihasilkan sangat kaya akan
karbohidrat yang dapat digunakan atau diolah menjadi produk yang bermanfaat dan
bernilai ekonomi untuk kehidupan manusia. Dengan pemanfaatan teknologi,
sebenarnya limbah tongkol jagung yang hanya dibuang dan dibakar dapat
dikembangkan menjadi suatu produk yang lebih bernilai ekonomi yaitu diantaranya
dijadikan sebagai briket arang dan bahan baku pembuatan arang aktif.
B. Rumusan Masalah
Bedasarkan
Latar Belakang diatas kami menyadari bahwa perlu adanya pengembangan bahan
bakar alternatif
C. Tujuan
Berdasarkan latar belakang diatas maka
kami sadar bahwa masyarakat dan petani jagung diharapkan kegiatan ini dapat
dirasakan langsung dan dapat berguna untuk meningkatkan pengetahuan dan
keterampilan dalam membuat arang aktif serta dapat menambah penghasilan dan
meningkatkan kesejahteraan.
D. Luaran yang Diharapkan
1.
Terbentuknya kelompok
binaan yang menjadi penyuluh atau pendamping
2.
Publikasi tulisan
ilmiah diartikel, koran, dan Jurnal Pemberdayaan
3.
Poster hasil
pelaksanaan program
E. Kegunaan
1.
Masyarakat dan petani
dapat mengetahui meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam membuat bahan
bakar alternatif dari tongkol jagung
2.
dapat menambah
penghasilan dan meningkatkan kesejahteraan.
3. Hubunga
kerja sama yang baik dengan melibatkan masyarakat, rekan-rekan mahasiswa, serta
dosen dalam melakukan pengabdian Masyarakat akan semakin tinggi dengan
memberikan pengarahan dan pelatihan dalam pengembangan usaha
F. Gambaran Umum
Masyarakat Sasaran
G. Metode Pelaksanaan
1. Analisis Kebutuhan
2. Pelaksanaan Program
3. Jangka Waktu
Pelaksanaan
4. Kemitraan
5. Biaya
EmoticonEmoticon